Komite IV DPD RI Soroti Akses Kesehatan di Pulau Mandangin Kabupaten Sampang

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi.

Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi.

JAWA TIMUR, LOMBOKTODAY.ID — Peristiwa viral yang menampilkan seorang pasien kritis asal Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, yang harus dirujuk ke rumah sakit menggunakan perahu nelayan kecil, menjadi tamparan keras bagi wajah pelayanan publik hari ini.

Guncangan ombak, tubuh yang terbaring lemah, dan wajah resah keluarga dalam video berdurasi 15 detik itu, bukan sekadar potret tragis, melainkan simbol kegagalan sistemik atas tanggung jawab negara terhadap warganya di daerah tertinggal, terluar, dan kepulauan.

Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi, menyatakan keprihatinan mendalam atas persoalan klasik yang terus dialami masyarakat pesisir dan kepulauan yaitu akses kesehatan yang tidak layak dan infrastruktur pelayanan dasar yang timpang.

“Saya sangat terpukul melihat kondisi ini terjadi di kampung halaman saya sendiri. Ini bukan hanya tentang satu pasien, ini tentang ribuan warga Pulau Mandangin yang hidup di bawah bayang-bayang ketidakpastian ketika sakit. Saat kapal ambulans rusak, ketika tidak ada dokter yang menetap, dan puskesmas hanya memiliki fasilitas terbatas, itu artinya negara belum benar-benar hadir bagi mereka,” tegas Ahmad Nawardi.

Baca Juga :  Irjen Pol Hadi Gunawan Serahkan Pataka ke Irjen Pol Edy Murbowo sebagai Kapolda NTB Baru

Senator Nawardi yang merupakan putra asli Sampang ini mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI segera bertindak cepat dan tidak menjadikan peristiwa ini sekadar bahan evaluasi.

Negara harus hadir secara nyata di Pulau Mandangin. Tidak cukup hanya mengirimkan bantuan darurat, melainkan membangun sistem layanan kesehatan yang permanen, tangguh, dan berkelanjutan.

Hal-hal yang perlu segera diwujudkan adalah penyediaan kapal ambulans laut yang layak dan siaga 24 jam, penambahan dokter umum dan perawat tetap yang ditempatkan secara bergilir atau penuh waktu di Pulau Mandangin, serta penguatan puskesmas pulau dengan sarana prasarana kesehatan yang memenuhi standar darurat dan rujukan cepat.

Baca Juga :  Geger, Warga Tanjung Temukan Sosok Mayat Mengapung di Kali Sokong

Jaringan komunikasi rujukan juga harus diperkuat agar proses evakuasi medis tidak tergantung pada kondisi cuaca atau inisiatif pribadi. “Masyarakat Mandangin tak butuh kasihan, mereka butuh sistem. Negara tidak boleh membiarkan mereka terus bertaruh nyawa karena ketimpangan logistik dan kelalaian perencanaan,” tegas Nawardi.

Menurut Senator Nawardi, krisis ini mencerminkan masih lemahnya keberpihakan fiskal terhadap wilayah kepulauan. Ia menyebut bahwa Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), hingga Dana Desa (DD) belum sepenuhnya diarahkan secara afirmatif untuk menjawab tantangan geografis daerah seperti Pulau Mandangin. Skema fiskal nasional harus mulai mempertimbangkan karakteristik wilayah tidak bisa lagi satu formulasi untuk semua.

Negara harus hadir secara adil bukan hanya di kota besar, tetapi juga di pulau-pulau kecil seperti Pulau Mandangin. Karena keselamatan dan kesehatan warga bukan pilihan, melainkan hak konstitusional yang harus dijamin negara,” ujar Senator Nawardi.(arz)

Berita Terkait

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Tanjung Katupa Bima, 45 Penumpang dan ABK Berhasil Diselamatkan
Kapolres Lotim Temui Pimpinan NW dan NWDI, Bangun Sinergi Ulama-Polri demi Kamtibmas

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:03 WIB

Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:07 WIB

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:05 WIB

Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terbaru