Oknum Penjaga Sekolah Dilaporkan Atas Dugaan Pelecehan Seksual dan Kehamilan Siswa

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali mencuat di Lombok Barat. Kali ini menjerat seorang penjaga sekolah di SDN 2 Senggigi dengan inisial M alias A, dilaporkan ke Polres Lombok Barat (Lobar) atas dugaan melakukan tindak asusila terhadap seorang siswi.

Kini korban dengan isial A (14 tahun), alamat Dusun Mangsit, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, yang masih dusuk di kelas 1 SMP dengan kondisi tengah mengandung 5 bulan.

Kapolsek Batulayar, Kompol Putu Kardhianto, saat dikonfirmasi melalui via WhatshApp (WA) membenarkan bahwa terduga pelaku M alias A sudah diamankan Polres Lombok Barat dan kini ditangani oleh PPA. “Sudah di Polres Lombok Barat. Langsung ke Kanit PPA Polres,” katanya.

Baca Juga :  Kasus Kematian Brigadir Esco: Polisi Kembali Tetapkan Empat Tersangka Baru

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata yang dikonfirmasi melalui via telepon juga mengatakan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Mohon waktu saya mau cek dulu. Ya betul, barusan kita cek sudah kita terima laporannya ini,” terangnya.

Menurut informasi media ini, terkait dengan adanya dugaan kasus pencabulan tersebut, dilakukan oleh terduga pelaku dari tahun 2024. Di mana, korban masih duduk di bangku SD yang kala itu masih kelas 6 yang bersekolah di SDN 2 Senggigi. Saat ini korban sudah kelas 1 SMP/sederajat di Kerandangan.

Baca Juga :  Sertijab Kadis Kominfotik Lobar, Maad Adnan Siap Mengemban Tugas Baru

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lobar, Hendra saat dikonfirmasi media mengatakan, belum ada laporan yang masuk. Namun pihak Dinas Dikbud Lobar sudah mengutus tim untuk mengecek informasi tersebut.

“Belum ada laporan masuk ke kami, tapi kita suddah perintah tim untuk mengecek kebenaran infirmasi tersebut,” katanya saat ditemui di ruangnaya.(ham)

Berita Terkait

LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast
Kasus Pelecehan Seksual Anak Kembali Terjadi di Keruak, Bocah 4 Tahun Diduga Jadi Korban Kerabat Sendiri
Polsek Keruak Berhasil Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curanmor dari Amuk Massa
Audit BPKP Proyek Bibit Bawang Merah Sumbawa Bergulir, Garda Satu NTB Sebut Ada Kemiripan Pola dengan Kasus Lobar
Sidang ST Rogaya di PN Cikarang, Pelapor Ungkap Kronologi Hilangnya Balqis dan Dampak Viral di Media Sosial
Garda Satu NTB Bakal Laporkan Dugaan Kejanggalan Proyek Bibit Bawang Merah Rp7,5 Miliar ke Kejati NTB, Tender hingga Distribusi Disorot
Mori Hanafi Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Metro Jaya, PMN-J Nyatakan Siap Ikuti Proses Hukum
PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Kasus Pelecehan Seksual Anak Kembali Terjadi di Keruak, Bocah 4 Tahun Diduga Jadi Korban Kerabat Sendiri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Polsek Keruak Berhasil Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curanmor dari Amuk Massa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Audit BPKP Proyek Bibit Bawang Merah Sumbawa Bergulir, Garda Satu NTB Sebut Ada Kemiripan Pola dengan Kasus Lobar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Sidang ST Rogaya di PN Cikarang, Pelapor Ungkap Kronologi Hilangnya Balqis dan Dampak Viral di Media Sosial

Berita Terbaru