Hadiri HULTAH NWDI, Menhaj Komitmen Tingkatkan Pelayanan Lebih Baik

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Sebagai Kementerian baru, Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) banyak belajar dari kekeliruan pada masa lampau untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, komitmen lebih baik lagi.

Hal itu dikatakan Menhaj, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat NTB), Lalu Muhamad Iqbal saat berkunjung dan menghadiri perayaan HULTAH (Hari Ulamg Tahun) ke-90 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di Anjani, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Minggu (12/10/2025).

“Pelayanan kesehatan bagi calon jamaah kita dinilai pemerintah Arab Saudi masih kurang bagus. Begitu juga dengan kuota haji untuk daerah yang belum sesuai dengan Undang- undang Haji dan lain lain,” jelasnya.

Baca Juga :  LOTIC Adakan Fun Touring dan Wisata Kuliner ke Bukit Mantar

Selain itu, kehadirannya di NTB dan daerah lain untuk memastikan seluruh infrastruktur haji di kantor-kantor urusan haji se-Indonesia dalam kondisi baik. Pihaknya telah menyampaikan pula ke DPR RI, agar kuota haji daerah didasarkan pada masa tunggu antrean. Dikatakannya, NTB akan mendapatkan tambahan dua kloter dari jumlah calon haji sebanyak 4.000 orang sehingga mengurangi masa antrean menjadi berkisar 26 tahun.

Menghadiri HULTAH NWDI, Menhaj Irfan mengingatkan kedua pendiri NU, KH Hasyim Asyari dan NW, KH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sama-sama belajar di Mekkah. Memiliki sanad keilmuan yang sama dan pemikiran yang sama sehingga tak perlu dipertentangkan.

Baca Juga :  Desa Karang Bongkot Dilanda Banjir, Puluhan Warga Dievakuasi Tim SAR Gabungan

“Saya juga berpesan pada pengelola pondok, agar keturunan langsung dapat terus berkhidmat sehingga tetap mandiri menjalankannya. Termasuk dalam kurikulum pendidikan,” pesannya.

Hal senada disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal pada acara tersebut, KH Hasyim Asyari dengan revolusi jihadnya, maka KH Zainudin Abdul Majid dengan revolusi pendidikannya menjadikan keduanya pahlawan nasional. “Ikhtiar dan perjuangan revolusioner 90 tahun kemarin, telah terlihat dari ribuan sekolah NW di seluruh nusantara,” tuturnya.

Hal ini menjadi pengakuan, masyarakat mendapatkan manfaat dari kiprah NW selama ini. Dirinya berharap kontribusi dalam pengembangan umat, merambah pada aspek ekonomi dan lainnya.(ltn)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru