Perlengkapan Berkendara Wajib Digunakan Keduanya

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat pengendara yang berboncengan ini melengkapi perlengkapan saat berkendara di jalan raya.

Terlihat pengendara yang berboncengan ini melengkapi perlengkapan saat berkendara di jalan raya.

MATARAM, LOMBOKTODAY.IDRiding gear tidak hanya untuk pengendara, tetapi juga penumpang. Baik pengendara maupun penumpang memiliki risiko yang sama jika terjadi kecelakaan. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu wajib dipakai keduanya.

Penggunaan riding gear bukan formalitas, tetapi bentuk kepedulian. Ketika membonceng seseorang, kita memastikan orang yang kita bawa terlindungi sejak sebelum motor bergerak.

Inilah postur berboncengan yang aman dan nyaman untuk menentukan stabilitas motor dan kenyamanan perjalanan.
1. Posisi Tangan
Penumpang dianjurkan memeluk ringan tubuh pengendara atau memegang jaketnya agar pergerakan tetap selaras.

2. Posisi Lutut
Kedua lutut harus mengapit ringan tubuh pengendara dan penumpang wajib menghadap ke depan. Posisi duduk menyamping sangat berbahaya dan mengganggu keseimbangan.

Baca Juga :  Astra Motor NTB Gelar Vario Modification Contest di Mataram

3. Posisi Kaki
Kaki harus berada pada footstep penumpang, tidak menggantung atau menjulur keluar, untuk menghindari tersangkut atau mengganggu kendaraan lain.

Penumpang juga harus menjaga kewaspadaan. Mengantuk, bergerak tiba-tiba, bermain handphone, atau bercanda berlebihan dapat mengganggu keseimbangan motor dan meningkatkan risiko bahaya. Konsentrasi dua arah antara pengendara dan penumpang sangat penting untuk menjaga stabilitas, terutama saat bermanuver.

Berboncengan adalah bentuk kerja sama. Pengendara membawa amanah untuk menjaga keselamatan penumpang, sementara penumpang memberikan kepercayaan sepenuhnya.

Mindset yang perlu ditanamkan adalah:
“Saat kita membonceng seseorang, kita bukan hanya membawa tubuhnya, tetapi membawa harapan baik agar ia pulang kembali dengan selamat kepada keluarganya.”

Baca Juga :  Masih Berlangsung Proses Evakuasi Pendaki Asal Jakarta yang Jatuh di Gunung Rinjani

Dengan pemahaman ini, pengendara akan lebih berhati-hati dan lebih peduli pada keselamatan. Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, menegaskan pentingnya edukasi ini. “Keselamatan berboncengan adalah kerja sama dua pihak. Pengendara dan penumpang punya peran masing-masing dalam menjaga keseimbangan dan konsentrasi. Berboncengan adalah amanah, maka utamakan keselamatan sejak motor mulai berjalan hingga berhenti,” ujar Satria Wiman Jaya.

Melalui kampanye edukasi ini, Astra Motor NTB mendorong masyarakat menggunakan riding gear lengkap, menjaga postur berkendara yang benar, dan meningkatkan konsentrasi bersama demi menekan angka kecelakaan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pelatihan dan program edukasi Safety Riding, masyarakat dapat menghubungi Astra Motor NTB.(amn)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru