MATARAM, LOMBOKTODAY.ID — Senja Ramadan di Gedung Sasana Dharma, Mapolda NTB, terasa berbeda, pada Rabu sore (25/2/2026). Hangat, cair, dan penuh semangat kolaborasi.
Kapolda NTB, Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., menggelar pembagian takjil sekaligus buka puasa bersama (bukber)bu pimpinan organisasi media, pemimpin redaksi, hingga wartawan dari berbagai platform.
Acara yang dimulai pukul 16.30 Wita itu dihadiri Wakapolda NTB, Irwasda, para Pejabat Utama Polda NTB, Kadis Kominfo Provinsi NTB, Ketua PWI NTB, para ketua asosiasi media, serta sejumlah pimpinan redaksi. Momentum ini menjadi ruang temu yang bukan sekadar seremonial, tetapi juga simbol keterbukaan dan komunikasi dua arah.
Dalam sambutannya, Kapolda NTB, Irjen Pol Edy Murbowo memperkenalkan diri sekaligus berbagi perjalanan kariernya. Ia juga menyebutkan kampung halamannya di Rembang sebagai bagian dari cerita perjalanan hidup yang membawanya hingga ke NTB.
“Nama NTB bukan hanya Nusa Tenggara Barat. Bagi saya, NTB itu Niatkan bekerja untuk kesejahteraan masyarakat, Transparan, dan Berkah dunia akhirat,” ujar Irjen Pol. Edy Murbowo.
Narasi sederhana namun penuh makna itu menjadi penegasan visi kepemimpinannya: kerja yang tulus, terbuka, dan berorientasi pada kemaslahatan publik.
Kapolda juga mengajak seluruh undangan memaknai Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan soliditas lintas sektor.
Dalam konteks dinamika informasi yang bergerak cepat di era digital—kolaborasi antara kepolisian dan media menjadi kunci menjaga ruang publik tetap sehat.
Sebelumnya, Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, mewakili organisasi pers menyampaikan apresiasi atas komunikasi yang selama ini terjalin dengan Polda NTB. “Kami siap untuk terus bersinergi dalam pemberitaan sekaligus peningkatan kompetensi wartawan di NTB,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen insan pers untuk tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga meningkatkan kualitas jurnalisme di tengah arus informasi yang serba cepat.
Menjelang azan magrib, tausiyah singkat disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Janapria, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Pesannya sederhana namun relevan: perkuat keikhlasan, rawat kebersamaan, dan jadikan Ramadhan sebagai ruang refleksi diri.
Azan pun berkumandang. Suasana berubah menjadi khidmat sekaligus hangat. Takjil dibagikan, doa dipanjatkan, dan kebersamaan terasa semakin erat.
Momentum ini memperlihatkan kedekatan Polda NTB dengan insan pers, sekaligus komitmen bersama menjaga ekosistem informasi yang kondusif, kredibel, dan produktif selama bulan suci Ramadan.
Di tengah dunia yang serba cepat dan digital, kolaborasi seperti ini menjadi pengingat: komunikasi yang baik tetap lahir dari pertemuan, dialog, dan niat yang sama untuk melayani masyarakat.(Sid)

















