Kasus Dugaan Keracunan MBG di KLU: SPPG Ditutup Sementara, Ombudsman Dorong Audit Total Keamanan Pangan

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman NTB, Arya Wiguna.

Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman NTB, Arya Wiguna.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID — Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTB memastikan proses penanganan dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih terus berjalan.

Fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini ditutup sementara sambil menunggu hasil uji laboratorium dari BPOM sebelum pemerintah menentukan langkah lanjutan.

Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman NTB, Arya Wiguna, mewakili Kepala Ombudsman NTB, Dwi Sudarsono, menyampaikan bahwa keputusan penutupan diambil sebagai langkah preventif agar potensi risiko tidak meluas. “Penentuan kebijakan selanjutnya akan diputuskan setelah hasil uji sampel keluar,” kata Arya Wiguna, dalam keterangan resminya, Jumat (13/2/2026).

Arya menjelaskan terkait puluhan siswa dari SDN 2 Malaka dan SDN 4 Malaka yang sebelumnya mengalami dugaan keracunan, telah mendapat penanganan medis dari Puskesmas Nipah. Kabar baiknya, kondisi mereka kini semakin membaik dan sebagian sudah kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Baca Juga :  Psikolinguistik dan Pengaruh Teknologi pada Perkembangan Bahasa Anak

”Satgas Kabupaten Lombok Utara juga bergerak cepat dengan mengamankan sampel makanan dan mengambil sampel muntahan siswa, kemudian mengirimkannya ke BBPOM Mataram untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,” jelas Arya.

Dalam kasus ini, tegas Arya, Ombudsman NTB menilai bukan sekadar insiden biasa. Tapi, ada indikasi ketidakpatuhan terhadap prosedur operasional standar (SOP), khususnya terkait keamanan pangan.

”Kasus semakin serius setelah ditemukan sekitar 600 porsi makanan basi dalam program MBG kemarin (Kamis, 12/2/2026), di Kecamatan Bayan. Dengan temuan ini tentu memperkuat dugaan adanya masalah sistemik dalam pengawasan mutu makanan,” tegas Arya.

Baca Juga :  Hallo Semeton XBI Lombok!

Karena itu, Ombudsman NTB mendorong segera dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG, audit berkala oleh Dinas Kesehatan (Dikes), peninjauan pengelolaan limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Ombudsman NTB mengapresiasi sikap gerak cepat dari koordinator wilayah yang telah melaporkan kejadian menonjol ini kepada pihak Badan Gizi Nasional (BGN),.

Menurut Arya, program MBG ini tidak cukup hanya tepat sasaran, tetapi juga harus aman untuk dikonsumsi. Jadi, dengan peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dalam program MBG, standar keamanan pangan adalah prioritas utama, bukan pelengkap administrasi.

Karenanya, hasil uji laboratorium kini menjadi kunci untuk menentukan apakah kasus ini merupakan kelalaian teknis, pelanggaran prosedur, atau persoalan yang lebih besar dalam rantai distribusi MBG ke sekolah.(Sid)

Berita Terkait

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Ombudsman NTB Temukan Dugaan Alamat Fiktif pada SPMB SMA Jalur Domisili, Siswa yang Berhak Berpotensi Dirugikan
Pemprov NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Turun ke Desa Berdaya Entaskan Kemiskinan
Dikbud Lotim Keluarkan Edaran Larangan Sekolah Negeri Jual Seragam ke Siswa
Empat Tim Mahasiswa NTB Lolos Seleksi Regional Astra Honda SFL 2026, Siap Bersaing di Tahap Berikutnya
SMP 1 Masbagik Juara GSI 2026, Siap Wakili Kabupaten Lotim di Tingkat Provinsi NTB
Ironi Kampus: Ketika Ruang Kritik Tidak Lagi Memberi Ruang Bicara

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Ombudsman NTB Temukan Dugaan Alamat Fiktif pada SPMB SMA Jalur Domisili, Siswa yang Berhak Berpotensi Dirugikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pemprov NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Turun ke Desa Berdaya Entaskan Kemiskinan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:07 WIB

Dikbud Lotim Keluarkan Edaran Larangan Sekolah Negeri Jual Seragam ke Siswa

Berita Terbaru