Gubernur NTB Ajak Polhut dan Warga Bersatu Jaga Hutan, Cegah Banjir dan Wariskan Alam Lestari

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menanam pohon
di sela-sela kegiatan silaturahmi bersama personel Balai KPH Wilayah I Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB di kawasan wisata alam Air Terjun Benang Kelambu, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (4/3/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menanam pohon di sela-sela kegiatan silaturahmi bersama personel Balai KPH Wilayah I Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB di kawasan wisata alam Air Terjun Benang Kelambu, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (4/3/2026).

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengajak seluruh jajaran Polisi Kehutanan (Polhut) dan masyarakat untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian hutan demi mencegah bencana alam yang semakin sering terjadi.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan penanaman pohon sekaligus silaturahmi bersama personel Balai KPH Wilayah I Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, di kawasan wisata alam Air Terjun Benang Kelambu, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Rabu (4/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal mengungkapkan keprihatinannya setelah melakukan kunjungan ke berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama di Pulau Sumbawa dan kawasan selatan Pulau Lombok.

Menurutnya, kerusakan hutan telah menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya risiko bencana alam yang merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Ribuan Pengurus APKLI Bakal Padati Jakarta, Saiful Chaniago Tegaskan Misi Besar Ekonomi Rakyat

“Seminggu lalu kita mengalami hujan selama tiga hari berturut-turut dan banjir terjadi di 14 titik. Hampir semuanya dipicu oleh kerusakan hutan,” tegas Gubernur Iqbal di hadapan para personel Polhut.

Gubenrur Iqbal juga menyoroti kerusakan jalan provinsi di wilayah Sekotong hingga Pantai Mawun yang disebutnya sebagai bukti nyata dampak hutan yang gundul di kawasan perbukitan.

Bertepatan dengan momentum Ramadan, Gubernur Iqbal mengajak semua pihak memaknai ibadah puasa sebagai kesempatan untuk menahan diri dari berbagai tindakan yang merusak alam. Ia pun meminta para petugas kehutanan memandang hutan sebagai bagian dari kehidupan mereka sendiri.

“Jagalah hutan seperti kalian menjaga keluarga. Nasib masyarakat di hilir sangat bergantung pada apa yang dilakukan oleh rekan-rekan Polhut di sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Menteri PUPR Didampingi Gubernur Iqbal Tinjau Proyek Strategis di NTB

Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Iqbal juga berkomitmen untuk meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan serta fasilitas kerja para petugas kehutanan ke depan. Selain itu, ia menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan persuasif kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

“Jadilah sahabat bagi masyarakat sekitar hutan. Ajak mereka menjaga bersama, agar yang kita wariskan kepada anak cucu adalah alam yang lestari, bukan kerusakan,” katanya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat kehutanan, dan masyarakat, diharapkan kelestarian hutan di NTB tetap terjaga sehingga mampu melindungi lingkungan sekaligus menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.(Sid)

Berita Terkait

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan
Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong

Berita Terbaru

Suasana acara pembukaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Majelis Adat Sasak (MAS), di Aula Gedung BPSDMD Provinsi NTB, Rabu (28/10/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:06 WIB