Fauzan Khalid Apresiasi Bantuan Kemendagri Atasi Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Fauzan Khalid.

H. Fauzan Khalid.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang terus mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui bantuan sarana dan peralatan pengolahan sampah.

Menurut Fauzan Khalid, dukungan tersebut menjadi langkah strategis dalam membantu daerah mengatasi persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Indonesia.

“Persoalan sampah tidak hanya terjadi di hilir, tetapi juga harus diselesaikan dari hulu, yaitu di tingkat rumah tangga. Karena itu, Kemendagri bersama pemerintah daerah perlu secara masif mendorong pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya,” kata Fauzan Khalid dalam rapat kerja bersama Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPP, Ketua DKPP, dan Kepala OIKN, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ia menilai pemilahan sampah sejak rumah tangga dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA), mempermudah proses daur ulang, sekaligus menekan dampak pencemaran lingkungan.

Fauzan Khalid mengungkapkan, hingga saat ini Kemendagri telah menyalurkan bantuan berupa mesin dan peralatan pengelolaan sampah kepada belasan pemerintah daerah di Indonesia dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga :  Senator Mirah Midadan Minta Menteri PKP RI Beri Atensi Perumahan di NTB

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang menjadikan sampah sebagai sumber ekonomi baru yang produktif.

“Sampah harus bisa diubah menjadi instrumen pembangunan yang produktif. Karena itu, pemerintah perlu memberikan insentif kepada daerah yang berhasil mengelola dan mengatasi persoalan sampah secara baik,” ujarnya.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II/Pulau Lombok itu juga mendorong lahirnya kompetisi positif antar daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan berbasis ekonomi sirkular.

Dalam rapat kerja tersebut, Fauzan Khalid yang juga pernah menjabat Bupati Lombok Barat selama dua periode (2016-2024) itu turut menyoroti pentingnya percepatan pembangunan kawasan perbatasan.

Ia meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan untuk menjadikan penguatan ekonomi masyarakat sebagai fokus utama kebijakan pembangunan wilayah perbatasan.

Menurut Fauzan Khalid, langkah tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, kelautan, dan usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.

Selain itu, ia menilai optimalisasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) perlu terus diperkuat agar tidak hanya berfungsi sebagai gerbang lintas negara, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Baca Juga :  BAP DPD RI Upayakan Penyelesaian Permasalahan Tenaga Kesehatan di Indonesia dan Pesangon Eks Karyawan PT Timah

“Optimalisasi PLBN harus diikuti dengan pengembangan kawasan ekonomi di sekitarnya sehingga mampu menciptakan aktivitas perdagangan, investasi, dan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” jelasnya.

Fauzan Khalid juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk percepatan rehabilitasi rumah tidak layak huni.

“Kolaborasi lintas sektoral perlu diperkuat untuk memastikan masyarakat memiliki hunian yang layak, termasuk percepatan rehabilitasi belasan ribu rumah tidak layak huni di kawasan 3T,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Fauzan Khalid turut memberikan perhatian terhadap percepatan pemanfaatan fasilitas yang telah selesai dibangun di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Sebagai anggota Komisi II DPR RI, ia meminta Otorita Ibu Kota Nusantara menerapkan strategi pemanfaatan bertahap terhadap berbagai infrastruktur yang telah rampung.

Menurutnya, pengoperasian fasilitas perkantoran secara bertahap perlu dilakukan seiring percepatan pembangunan kawasan agar target fungsionalitas IKN sebagai ibu kota politik Indonesia pada 2028 dapat tercapai sesuai rencana.

“OIKN perlu proaktif memastikan fasilitas yang sudah selesai dibangun dapat segera dimanfaatkan secara optimal, sehingga proses transisi menuju IKN sebagai ibu kota politik berjalan efektif dan terukur,” pungkasnya.(Sid)

Berita Terkait

PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas
Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK
Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB dan BKN Selamatkan Guru Honorer yang Mengabdi Puluhan Tahun
Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka
STN dan LMND Bentuk Sekretariat Bersama untuk Percepat Program Strategis Nasional Prabowo–Gibran

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:04 WIB

PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru