Menuju Aksi Akbar 26 Mei 2026, PPS Sebut Poto Tano sebagai “Selat Hormuz” Perjuangan

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, LOMBOKTODAY.ID – Aliansi Perjuangan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) terus memanaskan semangat perjuangan menjelang Aksi Akbar 26 Mei 2026.

Dalam narasi yang penuh simbol perjuangan, kawasan Seteluk dan Tano disebut sebagai “Iran”-nya PPS, sementara Pelabuhan Poto Tano dianalogikan sebagai “Selat Hormuz” dalam gerakan besar masyarakat Pulau Sumbawa.

Gerakan tersebut disebut bukan sekadar agenda demonstrasi biasa, melainkan momentum penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Pulau Sumbawa untuk memperjuangkan kemandirian dan masa depan daerah.

Presiden Aliansi PPS, Muhammad Sahril Amin, menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa membutuhkan keberanian, persatuan, dan pengorbanan bersama.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat se-Pulau Sumbawa, terutama Generasi Milenial dan Gen Z, agar mulai menyiapkan diri secara fisik dan batin menuju Aksi Akbar 26 Mei 2026.

Baca Juga :  Gubernur NTB Genjot Revitalisasi BIZAM Lombok, Mandalika Diproyeksikan Jadi Pusat Sportainment Dunia

Karena momentum ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan anak cucu kita di Pulau Sumbawa ke depan,” ujar Sahril Amin dalam siaran resminya, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, selama puluhan tahun masyarakat Pulau Sumbawa dinilai hanya menjadi penonton di tengah melimpahnya potensi sumber daya alam daerah sendiri.

Ia menilai, harapan masyarakat terhadap terbentuknya Provinsi Pulau Sumbawa sudah terlalu lama tertunda.

Narasi perjuangan itu juga menyoroti pentingnya keberanian rakyat dalam menentukan arah masa depan daerahnya sendiri.

Aliansi PPS meyakini perubahan besar tidak akan lahir tanpa gerakan kolektif masyarakat.

Baca Juga :  Manager Unit PLTP Ulumbu Sampaikan Kandungan H2S Geothermal di Poco Leok Berada di Bawah Baku Mutu

“Sudah 25 tahun rakyat menunggu. Sudah terlalu lama harapan digantung dan waktu terus diulur-ulur. Saatnya rakyat Pulau Sumbawa menentukan nasibnya sendiri dan membuktikan bahwa daerah ini mampu berdiri mandiri dengan harga dirinya sendiri,” ungkapnya.

Selain mengajak masyarakat umum, Aliansi PPS juga secara khusus mendorong keterlibatan generasi muda untuk menjadi bagian dari sejarah perjuangan daerah.

“Saatnya kita bangkit, saatnya kita kompak bersatu, saatnya kita membuat sejarah kita sendiri,” tegasnya.

Aksi Akbar 26 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu momentum terbesar dalam perjalanan aspirasi pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa yang selama ini terus diperjuangkan berbagai elemen masyarakat.(Sid)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru