Presiden Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis, Bawa Hasil Kerja Sama Strategis Rp57 Triliun

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Tanah Air pada Sabtu (30/5/2026), melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.00 WIB, usai menyelesaikan rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Republik Prancis.

Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Tanah Air pada Sabtu (30/5/2026), melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.00 WIB, usai menyelesaikan rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Republik Prancis.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air pada Sabtu (30/5/2026) setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Prancis.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat kemitraan strategis dengan Prancis di bidang ekonomi, pertahanan, energi, hingga diplomasi global.

Pesawat yang membawa Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.00 WIB.

Setibanya di Jakarta, Presiden disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Selama berada di Paris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda penting yang menandai semakin eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Prancis.

Salah satu agenda utama adalah menghadiri upacara penyambutan resmi kenegaraan di kompleks Les Invalides, Paris, yang menjadi bentuk penghormatan Pemerintah Prancis kepada Kepala Negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  KLB Partai Gerindra, Pengurus DPD se-Indonesia Sepakat Tunjuk Prabowo Subianto sebagai Formatur Tunggal

Prabowo juga menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis dan peluang peningkatan kerja sama di sejumlah sektor prioritas yang menjadi kepentingan bersama.

Penguatan hubungan kedua negara juga ditandai dengan peluncuran France–Indonesia High Level Business Council yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo dan Presiden Macron.

Forum bisnis tingkat tinggi tersebut mempertemukan 30 pemimpin perusahaan dan industri terkemuka dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai USD 1,3 triliun atau sekitar Rp21 ribu triliun.

Dari forum tersebut, kedua negara berhasil mencatat empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar atau sekitar Rp57 triliun.

Kesepakatan itu mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, serta kerja sama pertahanan yang dinilai strategis bagi kepentingan kedua negara.

Rangkaian kunjungan kenegaraan juga diwarnai dengan jamuan santap malam kenegaraan yang digelar Presiden Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée.

Baca Juga :  DARI PETANI KE PENGUSAHA?

Acara tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan persahabatan dan kemitraan Indonesia–Prancis yang terus berkembang di tengah dinamika geopolitik global.

Di sela agenda kenegaraan, Presiden Prabowo turut melaksanakan Salat Iduladha bersama masyarakat dan diaspora Indonesia di Paris.

Momen tersebut dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan warga negara Indonesia yang tinggal di Prancis dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Kunjungan resmi ini menjadi bagian dari diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jaringan kemitraan global, memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan Eropa, sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Presiden Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(Sid)

Berita Terkait

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK
Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB dan BKN Selamatkan Guru Honorer yang Mengabdi Puluhan Tahun
Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka
STN dan LMND Bentuk Sekretariat Bersama untuk Percepat Program Strategis Nasional Prabowo–Gibran
Fahri Hamzah Ungkap Penyebab Korupsi Terus Terjadi di Indonesia, Sistem Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB dan BKN Selamatkan Guru Honorer yang Mengabdi Puluhan Tahun

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka

Berita Terbaru