Dukung Asta Cita, Tamsil Linrung Pastikan DPD RI Dorong Sinkronisasi Pusat-Daerah

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung.

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung.

SEMARANG, LOMBOKTODAY.ID – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, dalam sambutannya pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Komite IV DPD RI bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP), di Semarang, Kamis (17/4/2025).

FGD tersebut merupakan bagian dari rangkaian kerja strategis DPD RI dalam menyusun rekomendasi terhadap Rencana Kerja Pemerintah (RKP) serta Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2026.

“Agenda ini bukan sekadar diskusi, tetapi upaya mengartikulasikan denyut kehidupan nyata di Jawa Tengah untuk memperkaya kebijakan nasional,” kata Tamsil Linrung di hadapan para narasumber, akademisi, serta pemangku kepentingan dari pemerintah daerah dan pusat.

Tamsil Linrung menekankan bahwa Asta Cita adalah cetak biru pembangunan yang menjadikan daerah sebagai fondasi utama menuju kemakmuran bangsa. Karena itu, keberhasilan visi ini hanya dapat tercapai melalui penyelarasan program pembangunan nasional dengan kebutuhan dan potensi lokal.

Baca Juga :  Mulai Aktif Berkantor, Gubernur NTB Kenalan dengan Pejabat Eselon II dan Pahami Perannya dalam Pemerintahan

Tamsil Linrung juga menyoroti situasi ekonomi global yang penuh tantangan, seperti kebijakan proteksionis Amerika Serikat yang berdampak pada ekspor Indonesia, melemahnya nilai tukar rupiah, dan tekanan terhadap pasar saham domestik. Dalam kondisi tersebut, menurut Tamsil Linrung, APBN 2026 harus didesain tidak hanya sebagai instrumen fiskal, tetapi juga sebagai perisai terhadap gejolak eksternal.

“Kunci keberhasilan APBN terletak pada harmoni antara kebijakan pusat dan daerah. Program-program prioritas seperti makan bergizi gratis, hilirisasi industri, dan ketahanan pangan tidak akan efektif tanpa integrasi strategis di semua level pemerintahan,” ujar Tamsil Linrung.

Dalam forum tersebut, Tamsil Linrung mengangkat 4 (empat) isu strategis yang harus menjadi perhatian bersama. Pertama, mengenai penguatan belanja daerah untuk sektor produktif seperti pertanian, pendidikan vokasi, dan infrastruktur dasar demi mendorong pertumbuhan berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Samsung Perkenalkan Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G, Hadirkan Fitur Kelas Pro di Harga Awesome

Tamsil Linrung juga menekankan pentingnya sinkronisasi program prioritas nasional dan daerah. Selanjutnya, Tamsil berharap potensi Jawa Tengah lebih dioptimalkan, mengingat provinsi ini memiliki peran penting dalam agenda RPJMN 2025–2029.

Tamsil Linrung menyebut Jawa Tengah sebagai “jantung ekonomi” yang memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung ekonomi nasional, khususnya melalui sektor pertanian dan UMKM. “DPD RI siap menjadi jembatan antara aspirasi daerah dan kebijakan nasional. Kami berharap FGD ini menghasilkan rekomendasi yang konkret dan visioner bagi pembangunan Indonesia ke depan,” ucap Tamsil Linrung.

FGD ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda Jateng), Sumarno; Rektor UNDIP, Prof Suharnomo; Dekan FEB UNDIP, Prof Faisal, serta sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan pemerintah daerah, termasuk Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo dan dua Guru Besar FEB UNDIP, Prof FX Sugiyanto dan Prof Nugroho Sumarjiyanto.(arz)

Berita Terkait

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab
Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi
Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas
Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste
Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan
Dewan Komisaris PLN Energi Gas Tinjau Proyek EG Benoa Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi Penggunaan Uang Negara
Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Baru Produk Autentik UMKM NTB Menuju Pasar Global
Negeri Jiran dan Magnet Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:06 WIB

Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:07 WIB

Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan

Berita Terbaru