Pemprov NTB dan Pemkab Lobar Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir Sekotong

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan warga terdampak banjir Sekotong oleh pihak Pemprov NTB bersama Pemkab Lobar.

Penanganan warga terdampak banjir Sekotong oleh pihak Pemprov NTB bersama Pemkab Lobar.

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), pada Jumat (9/1/2026), dengan mengirimkan bantuan logistik dan tim kesehatan.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik mengatakan, bahwa hasil Rapid Health Assessment sektor kesehatan memastikan tidak ditemukan korban yang membutuhkan layanan medis darurat.

Tim kesehatan telah melakukan intervensi penjernihan air menggunakan kaporit lantaran beberapa titik sumber air bersih warga yang terindikasi tercemar.

Tim kesehatan juga telah mengaktifkan surveilans epidemiologi untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir seperti diare, ISPA, leptospirosis, dan DBD dengan menyiagakan Puskesmas setempat.

Baca Juga :  PLN UIP Nusra Hijaukan Pantai Viral, Tanam Ribuan Bibit Demi Lingkungan Berkelanjutan

Kebutuhan dasar warga berupa pangan dan sandang telah dipenuhi melalui kolaborasi Dinas Sosial dan BPBD tingkat kabupaten dan provinsi.

Penanganan di lapangan juga melibatkan aparat desa, masyarakat setempat, TNI/Polri, BPBD, dan TAGANA dengan koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Dalam beberapa hari ke depan, pemerintah akan memprioritaskan normalisasi sungai, perbaikan jembatan penghubung antar dusun di Desa Taman Baru, serta penyaluran paket kebersihan (hygiene kit) dan perlengkapan tidur bagi warga terdampak.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Banjir yang terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi selama kurang lebih satu jam tersebut, berdampak pada 241 kepala keluarga (KK) di dua desa.

Berdasarkan laporan PUSDALOPS–PB, wilayah terdampak meliputi Desa Taman Baru (Dusun Eat Pace 118 KK, Repok Gapuk 25 KK, Taman Sejati 48 KK, Kelep Tengah RT 01 sebanyak 15 KK) dan Desa Pesisir Mas (Dusun Raji Mas 20 KK, Tembowong 15 KK).

Genangan air sempat masuk ke rumah warga, mengganggu aktivitas masyarakat, serta menyisakan lumpur di sejumlah jalan dusun.(Sid)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru