Setahun Iqbal–Dinda: Saat Konektivitas NTB Mulai Terasa Nyata

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wagub Hj Indah Dhamayanti Putri.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wagub Hj Indah Dhamayanti Putri.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID — Tahun pertama kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wagub Hj Indah Dhamayanti Putri (Iqbal–Dinda), menjadi fase penting merapikan fondasi mobilitas daerah. Fokusnya sederhana tapi strategis: memastikan orang, barang, dan peluang bisa bergerak lebih cepat melalui udara, laut, dan darat.

Melalui Dinas Perhubungan NTB, konektivitas dijadikan tulang punggung pembangunan—bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan mesin penggerak ekonomi, pariwisata, dan pelayanan publik. Sepanjang 2025, dampaknya mulai terasa. Mobilitas meningkat, jalur strategis kembali aktif, dan NTB semakin terhubung dengan pusat pertumbuhan nasional hingga jaringan internasional.

Langit NTB Kembali Ramai
Sektor penerbangan menjadi salah satu indikator paling jelas dari kebangkitan konektivitas NTB. Sepanjang 2025, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) melayani 2.497.163 penumpang, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 2.377.410 penumpang. Rata-rata, bandara kebanggaan masyarakat NTB ini melayani lebih dari 208 ribu penumpang per bulan atau hampir 7 ribu orang per hari.

Tak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga tumbuh 5,9 persen, dari 24.879 penerbangan pada 2024 menjadi 26.337 penerbangan di tahun 2025. Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan maskapai sekaligus gairah perjalanan masyarakat dan wisatawan menuju NTB.

Momentum ini diperkuat dengan pembukaan tujuh rute penerbangan baru sepanjang 2025, yakni Banjarmasin, Palangkaraya, Labuan Bajo, Malang, Banyuwangi, Waingapu, dan Tambolaka. Jumlah tersebut melampaui capaian 2024 yang hanya membuka empat rute baru. Kehadiran maskapai TransNusa dengan rute Lombok–Denpasar–Lombok turut memperluas pilihan perjalanan, terutama bagi pelaku pariwisata dan bisnis.

Baca Juga :  Polsek Aikmel Resmi Naikkan Kasus Penganiayaan Wali Santri ke Tahap Penyidikan

Bagi pemerintahan Iqbal–Dinda, penguatan konektivitas udara bukan sekrdar soal angka statistik. Ini adalah pintu masuk investasi, pariwisata, dan pertumbuhan UMKM lokal yang bergantung pada kelancaran mobilitas manusia dan barang.

Jalur Laut Bangkit, Wisata Ikut Bergerak
Dari langit, perhatian pemerintah juga diarahkan ke laut sebagai urat nadi transportasi antar pulau di NTB. Kabar baik datang dari Pelabuhan Lembar. Sepanjang 2025, jumlah penumpang luar negeri meningkat hingga 28 persen dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan ini menandai mulai pulihnya arus wisatawan mancanegara melalui jalur laut, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai gerbang maritim kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, rute strategis Sape–Labuan Bajo mencatat pertumbuhan signifikan. Total penumpang sepanjang 2025 mencapai 32.633 orang, naik 22,4 persen dibandingkan 2024 yang hanya 26.676 penumpang. Jalur ini menjadi simpul penting integrasi pariwisata antara Pulau Sumbawa dan destinasi super prioritas Labuan Bajo.

Peningkatan ini tak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, pelaku transportasi lokal, hingga UMKM di sekitar pelabuhan.

Jalan Terang, Akses Makin Aman
Di darat, Pemerintah Provinsi NTB memperkuat aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan melalui pemasangan 447 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Program ini menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan jalan yang lebih aman, terutama pada malam hari, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan-kawasan strategis. Bagi wilayah yang selama ini minim penerangan, kehadiran PJU menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam pelayanan publik.

Baca Juga :  Gas to HBD 2024 Astra Motor NTB Siapkan Skill Berkendara Aman untuk Member Komunitas HALO

Transportasi dengan Sentuhan Kemanusiaan
Tak hanya membangun infrastruktur, tahun pertama Iqbal–Dinda juga diwarnai terobosan layanan berbasis empati sosial. Salah satunya melalui Program Penyeberangan Ambulans Gratis di lintasan Kayangan–Pototano.

Pada Desember 2025, program ini melayani 63 unit ambulans, dan meningkat menjadi 96 unit pada Januari 2026. Angka ini mencerminkan kebutuhan riil masyarakat lintas pulau terhadap akses layanan kesehatan yang cepat dan terjangkau.

Bagi pasien rujukan dan keluarga mereka, program ini bukan sekedar fasilitas transportasi, melainkan harapan hidup yang dipercepat oleh kebijakan publik yang berpihak.

Fondasi Menuju NTB yang Terkoneksi
Berbagai capaian di sektor perhubungan sepanjang 2025 menegaskan arah kebijakan Iqbal–Dinda: membangun NTB dari konektivitas. Dari udara, laut, hingga darat, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap wilayah terhubung, setiap potensi terbuka, dan setiap warga mendapat akses yang lebih adil.

Transportasi tidak lagi dipandang sebagai sektor teknis semata, melainkan sebagai pengungkit utama pembangunan daerah. Ketika bandara ramai, pelabuhan hidup, dan jalan terang, maka ekonomi bergerak, pariwisata tumbuh, dan kualitas hidup masyarakat ikut meningkat.

Setahun memang waktu yang singkat. Namun langkah-langkah awal ini telah menanam fondasi penting bagi NTB yang lebih terhubung, lebih inklusif, dan lebih kompetitif di tingkat nasional maupun regional.

Di bawah kepemimpinan Iqbal–Dinda, perhubungan bukan hanya soal berpindah tempat—tetapi tentang membuka masa depan.(Sid)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju

Berita Terbaru