LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Sebanyak 307 calon jemaah haji (CJH) dari Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) Hamzanwadi NWDI Pancor resmi diberangkatkan dalam kloter pertama musim haji 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur (Lotim), Haerul Warisin, pada Selasa (21/4/2026) dini hari.
Ketua KBIHU Hamzanwadi NWDI, Ustadz H. Mursyidin, kepada Lomboktoday.id, menjelaskan bahwa para CJH mulai berkumpul di Gedung Birrulwalidain NWDI Pancor sebelum diberangkatkan sekitar pukul 04.00 Wita menuju Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. Di lokasi tersebut, CJH melaksanakan salat Subuh berjamaah sekaligus mengikuti prosesi pelepasan resmi.
Usai seremoni, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Embarkasi Lombok untuk beristirahat selama 24 jam sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Pada Rabu dini hari (22/4/2026), sekitar pukul 01.00 Wita, CJH diberangkatkan menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok dan dijadwalkan terbang ke Madinah pukul 03.00 Wita.
Dalam sambutannya, Bupati Lotim, H Haerul Warisin menekankan pentingnya menjaga niat ibadah semata-mata karena Allah SWT. Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga sikap, memperbanyak kesabaran, serta saling membantu selama menjalankan ibadah haji.
“Semoga perjalanan bapak-ibu diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Bupati Iron itu juga meminta para jemaah untuk turut mendoakan kemajuan Kabupaten Lombok Timur, baik dari sisi pembangunan fisik maupun spiritual.
Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Lombok Timur memberangkatkan total 1.406 jemaah yang terbagi dalam lima kloter—tiga kloter penuh dan dua kloter campuran. Kloter pertama ini sendiri berjumlah 387 orang dan menjadi kloter perdana dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pemerintah daerah juga berkomitmen terus meningkatkan layanan haji, termasuk rencana pengadaan lahan untuk kantor urusan haji serta upaya menambah kuota agar daftar tunggu semakin pendek.
Keberangkatan kloter pertama ini menjadi awal perjalanan spiritual ribuan jemaah Lombok Timur menuju Tanah Suci, dengan harapan kembali membawa predikat haji mabrur.(Kml)

















