Hadiri Maulid dan Do’a Kebangsaan di Palembang, Ketua DPD RI: Stabilitas Keamanan Syarat Kemajuan Bangsa

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, LOMBOKTODAY.IDKetua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin menegaskan, bahwa aktivitas pembangunan daerah dan nasional hanya dapat dilakukan dalam suasana sosial kebangsaan yang aman dan damai.

“Beberapa hari ini demokrasi Indonesia diuji dengan aksi demontrasi masif di hampir semua daerah. Saat ini situasi Nasional sudah stabil, Indonesia baik-baik saja,” kata Sultan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan do’a kebangsaan yang diadakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), di Palembang, pada Kamis (4/9/2025).

Dalam Do’a Kebangsaan yang dihadiri oleh tokoh lintas agama itu, mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu itu menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah pribadi yang rahmatan lil alamin, juga negarawan yang demokratis. Rasulullah Muhammad SAW yang menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, keadilan sosial, toleransi dan pluralis.

Baca Juga :  Jurnalis se-Indonesia Yuk Ikutan FIFGROUP National Media Competition 2024, Segini Hadiahnya

“Di Madinah, Rasulullah membentuk Piagam Madinah yang menjadi dasar kehidupan bersama antara umat Islam, Yahudi, dan suku-suku lainnya. Ini adalah bukti kepemimpinan inklusif dan pluralistik,” tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Ketua KNPI Bengkulu itu mendorong generasi muda Palembang untuk meneladani akhlaq Nabi Muhammad SAW sebagai modal untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Anak Muda Indonesia harus fokus meningkatkan kepasitas intelektual, berakhlaq mulia dan memiliki skill yang unggul.

Baca Juga :  Rangkaian HGN, Pemda Lotim dan KLU Kolaborasi Gelar Talkshow Gizi

Untuk menyambut Indonesia Emas 2045, sebagai bangsa yang besar tentunya diperlukan kualitas generasi muda secara serius.

Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk memastikan anak-anak kita saat menjadi pengisi utama acara puncak Indonesia Emas 2045 nanti,” ucapnya.

Hadir dalam acara Do’a Kebangsaan itu Wakil Ketua DPD RI asal Papua, Yoriss Raweyay; Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, Do’a Kebangsaan yang dihadiri sekitar 5000 masyarakat tersebut, dipimpin langsung oleh Perwakilan 6 tokoh agama di Sumatera Selatan, baik Islam, Katolik, protestant, Hindu, Budha dan Konghuchu.(arz)

Berita Terkait

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Tanjung Katupa Bima, 45 Penumpang dan ABK Berhasil Diselamatkan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:03 WIB

Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan

Berita Terbaru