Bulan Peduli Sosial di Lobar, Bunda Sinta Ajak Warga Desa Batu Mekar Bersinergi Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LKKS NTB, Hj. Sinta Agathia Iqbal, hadir langsung dalam program Bulan Peduli Sosial, di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (15/3/2026).

Ketua LKKS NTB, Hj. Sinta Agathia Iqbal, hadir langsung dalam program Bulan Peduli Sosial, di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (15/3/2026).

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Semangat gotong royong dan harapan baru terasa di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Minggu (15/3/2026).

Melalui program Bulan Peduli Sosial, Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat (LKKS NTB), Hj. Sinta Agathia Iqbal, hadir langsung menyapa warga sekaligus mengajak masyarakat bersinergi untuk keluar dari garis kemiskinan ekstrem.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Desa Batu Mekar itu menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial menjelang Hari Raya Idul Fitri. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan.

Dalam sambutannya, Bunda Sinta—sapaan akrab Hj. Sinta Agathia Iqbal—menegaskan bahwa kehadirannya bersama jajaran LKKS bukan sekadar menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat.

“Kami ingin Bapak dan Ibu semua merasa tidak sendiri. Desa Batu Mekar memang masih termasuk desa berdaya, tetapi jangan sampai itu membuat kita patah semangat. Justru kita ingin melihat apa saja yang bisa kita kerjakan bersama untuk memajukan desa ini,” ujarnya di hadapan warga.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Gubernur Iqbal Titip Urgensi Irigasi ke Lobar dan Loteng

Bunda Sinta juga menyoroti berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Batu Mekar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga kerajinan khas Lombok seperti anyaman ketak. Menurutnya, sektor kerajinan ini memiliki peluang besar untuk menjadi sumber ekonomi tambahan bagi masyarakat.

Ia mendorong para pengrajin untuk memperkuat komunitas dan meningkatkan kualitas produksi agar mampu memperluas pasar serta meningkatkan pendapatan keluarga.

“Target kami, tahun ini kami datang membawa bantuan. Tahun depan, Insya Allah kami ingin kembali ke sini untuk merayakan keberhasilan Desa Batu Mekar keluar dari kategori kemiskinan ekstrem,” kata Bunda Sinta optimistis.

Selain isu ekonomi, Bunda Sinta juga memberikan perhatian khusus terhadap penanganan stunting di Desa Batu Mekar. Meski angka stunting di desa tersebut tercatat menurun dalam dua tahun terakhir, ia mengingatkan pentingnya peran aktif para ibu dalam menjaga kesehatan anak.

Baca Juga :  Eksistensi Syukur dalam Tilikan Normatif dan Tradisi-Sosial Masyarakat Muslim Indonesia

Ia mengimbau para orang tua untuk rutin membawa anak ke Posyandu guna memantau tumbuh kembang serta memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.

“Saya titip kepada ibu-ibu agar saling memperhatikan tetangga. Sesibuk apa pun, sempatkan membawa anak ke Posyandu agar generasi muda Desa Batu Mekar tumbuh sehat, kuat, dan berprestasi,” pesannya.

Kepala Desa Batu Mekar, Najamudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. Ia menilai program seperti Bulan Peduli Sosial mampu menumbuhkan semangat baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami dalam upaya memperbaiki taraf hidup,” ujarnya.

Kegiatan Bulan Peduli Sosial ini juga dihadiri perwakilan LKKS Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, serta puluhan warga penerima bantuan. Acara ditutup dengan penyerahan paket sembako secara simbolis sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat menjelang Lebaran.(Sid)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru