LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Semangat gotong royong dan harapan baru terasa di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Minggu (15/3/2026).
Melalui program Bulan Peduli Sosial, Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat (LKKS NTB), Hj. Sinta Agathia Iqbal, hadir langsung menyapa warga sekaligus mengajak masyarakat bersinergi untuk keluar dari garis kemiskinan ekstrem.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Desa Batu Mekar itu menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial menjelang Hari Raya Idul Fitri. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan.
Dalam sambutannya, Bunda Sinta—sapaan akrab Hj. Sinta Agathia Iqbal—menegaskan bahwa kehadirannya bersama jajaran LKKS bukan sekadar menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat.
“Kami ingin Bapak dan Ibu semua merasa tidak sendiri. Desa Batu Mekar memang masih termasuk desa berdaya, tetapi jangan sampai itu membuat kita patah semangat. Justru kita ingin melihat apa saja yang bisa kita kerjakan bersama untuk memajukan desa ini,” ujarnya di hadapan warga.
Bunda Sinta juga menyoroti berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Batu Mekar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga kerajinan khas Lombok seperti anyaman ketak. Menurutnya, sektor kerajinan ini memiliki peluang besar untuk menjadi sumber ekonomi tambahan bagi masyarakat.
Ia mendorong para pengrajin untuk memperkuat komunitas dan meningkatkan kualitas produksi agar mampu memperluas pasar serta meningkatkan pendapatan keluarga.
“Target kami, tahun ini kami datang membawa bantuan. Tahun depan, Insya Allah kami ingin kembali ke sini untuk merayakan keberhasilan Desa Batu Mekar keluar dari kategori kemiskinan ekstrem,” kata Bunda Sinta optimistis.
Selain isu ekonomi, Bunda Sinta juga memberikan perhatian khusus terhadap penanganan stunting di Desa Batu Mekar. Meski angka stunting di desa tersebut tercatat menurun dalam dua tahun terakhir, ia mengingatkan pentingnya peran aktif para ibu dalam menjaga kesehatan anak.
Ia mengimbau para orang tua untuk rutin membawa anak ke Posyandu guna memantau tumbuh kembang serta memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.
“Saya titip kepada ibu-ibu agar saling memperhatikan tetangga. Sesibuk apa pun, sempatkan membawa anak ke Posyandu agar generasi muda Desa Batu Mekar tumbuh sehat, kuat, dan berprestasi,” pesannya.
Kepala Desa Batu Mekar, Najamudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. Ia menilai program seperti Bulan Peduli Sosial mampu menumbuhkan semangat baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami dalam upaya memperbaiki taraf hidup,” ujarnya.
Kegiatan Bulan Peduli Sosial ini juga dihadiri perwakilan LKKS Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, serta puluhan warga penerima bantuan. Acara ditutup dengan penyerahan paket sembako secara simbolis sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat menjelang Lebaran.(Sid)

















