Ekonomi NTB Melonjak 13,64% di Awal 2026, Pengangguran Turun ke 2,99%

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana press realase BPS NTB.

Suasana press realase BPS NTB.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Kinerja ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencetak awal tahun yang impresif. Pada Triwulan I-2026, ekonomi NTB tumbuh 13,64 persen (year-on-year), sekaligus diikuti penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 2,99 persen.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik NTB menunjukkan, pertumbuhan ini bukan sekadar angka, tetapi mulai berdampak nyata pada kondisi ketenagakerjaan dan kesejahteraan masyarakat.

Lonjakan ekonomi NTB ditopang kuat oleh sektor industri pengolahan yang melejit hingga 60,25 persen. Kinerja ini tak lepas dari meningkatnya aktivitas smelter yang memberi nilai tambah besar bagi perekonomian daerah.

Sementara itu, sektor pertambangan dan penggalian juga tumbuh signifikan sebesar 31,80 persen, seiring meningkatnya produksi konsentrat.

Dari sisi pengeluaran, ekspor menjadi “game changer” dengan pertumbuhan fantastis mencapai 91,87 persen. Lonjakan ini didorong meningkatnya ekspor komoditas tambang dan produk industri pengolahan yang sebelumnya belum optimal pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga :  Plt Kadis Pertanian Sebut Pupuk Subsidi Aman yang Langka Pupuk Non Subsidi

Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB atas dasar harga berlaku mencapai Rp52,62 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp29,68 triliun.

Meski secara kuartalan (q-to-q) ekonomi mengalami kontraksi 1,30 persen dibanding Triwulan IV-2025, kondisi ini dinilai sebagai faktor musiman, terutama pada sektor industri dan ekspor.

Namun secara tahunan, tren pertumbuhan tetap menunjukkan ekspansi yang solid dan berkelanjutan.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, kondisi ketenagakerjaan NTB juga menunjukkan perbaikan nyata.

Jumlah penduduk bekerja pada Februari 2026 mencapai 3,14 juta orang, naik sekitar 51,20 ribu orang dibanding tahun sebelumnya.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi 32,86 persen.

Namun, sektor industri pengolahan mulai tampil sebagai sumber lapangan kerja baru yang semakin penting.

Baca Juga :  Aplikasi MotorkuX, Membeli Motor Honda Jadi Lebih Mudah

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 2,99 persen, atau berkurang 0,23 persen poin dibanding Februari 2025.

Ini menjadi sinyal kuat bahwa pertumbuhan ekonomi mulai lebih inklusif dan menyerap tenaga kerja secara lebih luas.

Tak hanya kuantitas, kualitas pekerjaan juga mengalami peningkatan. Proporsi pekerja formal naik menjadi 29,51 persen, sementara angka setengah pengangguran menurun.

Artinya, tenaga kerja di NTB kini semakin terserap secara optimal dalam sektor-sektor produktif.

BPS NTB mencatat, penguatan sektor pertanian dan industri—ditambah dukungan program strategis pemerintah menjadi faktor penting dalam mendorong aktivitas ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Secara keseluruhan, capaian ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi NTB tidak hanya tinggi secara statistik, tetapi juga mulai memberikan dampak konkret bagi masyarakat, terutama dalam bentuk penurunan pengangguran dan peningkatan kualitas pekerjaan.(arz)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Pastikan Tak Ada Warga NTB Tertinggal, Desa Berdaya hingga Penanganan Kekeringan Digenjot
Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab
Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi
Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas
Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste
Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan
Dewan Komisaris PLN Energi Gas Tinjau Proyek EG Benoa Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi Penggunaan Uang Negara
Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Baru Produk Autentik UMKM NTB Menuju Pasar Global

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 15:01 WIB

Gubernur Iqbal Pastikan Tak Ada Warga NTB Tertinggal, Desa Berdaya hingga Penanganan Kekeringan Digenjot

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:06 WIB

Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste

Berita Terbaru