Ruang Kelas SMAN 7 Mataram Ambruk, Pemprov NTB Pastikan Penanganan Korban

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Sebagian bangunan di SMAN 7 Mataram dilaporkan roboh pada saat jam istirahat sekolah berlangsung. Insiden tersebut mengakibatkan lima siswa mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB bersama Dinas PUPRPKP NTB serta anggota Komisi V DPRD Provinsi NTB yang turun langsung ke lokasi.

Berdasarkan laporan sementara dari Kepala Dinas Dikpora NTB, bangunan yang ambruk terdiri atas dua ruang kelas belajar di lingkungan SMAN 7 Mataram.

Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, H. Ahsanul Khalik, mengatakan seluruh korban mengalami luka ringan berupa lecet dan trauma akibat kejadian tersebut.

Dari total lima siswa yang terdampak, empat siswa sudah diperbolehkan pulang ke rumah, sementara satu siswa masih menjalani observasi di rumah sakit untuk penanganan lanjutan.

Baca Juga :  Komisi I DPRD NTB Konsultasi ke KemenPAN-RB soal PPPK, Bahas Solusi Agar Tak Langgar Aturan Fiskal

“Peristiwa terjadi saat jam istirahat berlangsung, sehingga sebagian besar siswa berada di luar ruangan kelas,” ujar Ahsanul Khalik atau yang akrab disapa AKA.

Kondisi tersebut diduga menjadi faktor yang mengurangi risiko korban lebih banyak, karena sebagian besar siswa tidak berada di dalam kelas saat bangunan roboh.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya kerusakan pada struktur atap.

Bagian konstruksi kap dilaporkan mengalami patah sehingga memicu ambruknya bangunan.

Diketahui, bangunan tersebut menggunakan rangka kayu dengan penutup atap berbahan genteng beton.

Saat ini, tim teknis dari Dinas PUPRPKP NTB masih melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan penyebab pasti robohnya bangunan serta mengevaluasi kondisi bangunan lain di area sekolah.

“Kepala Dinas PUPRPKP NTB saat ini juga berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal bersama tim teknis,” jelas AKA.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tegaskan Kepala Sekolah dan Guru Harus Fokus Meningkatkan Tingkat Pendidikan di Daerah

Menurutnya, bangunan yang roboh merupakan bangunan lama yang dibangun pada tahun 2006 melalui dukungan komite sekolah.

Bangunan tersebut sebenarnya masuk dalam daftar ruang kelas yang direncanakan direhabilitasi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024.

Pemprov NTB juga menyebut SMAN 7 Mataram sebelumnya telah menerima program pembangunan ruang kelas melalui DAK 2024.

Namun, sebagian proyek tersebut hingga kini belum dapat dimanfaatkan karena masih berada dalam proses penanganan hukum.

“Seluruh anggaran program tersebut diketahui telah dibayarkan, namun pembangunan ruang kelas belum terselesaikan sepenuhnya.

Apabila pembangunan dapat diselesaikan sesuai perencanaan, para siswa semestinya sudah dapat menggunakan ruang kelas baru yang lebih layak dan aman,” katanya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, telah menginstruksikan seluruh pihak terkait agar memprioritaskan penanganan para siswa terdampak, termasuk memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi NTB.(arz)

Berita Terkait

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Ombudsman NTB Temukan Dugaan Alamat Fiktif pada SPMB SMA Jalur Domisili, Siswa yang Berhak Berpotensi Dirugikan
Pemprov NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Turun ke Desa Berdaya Entaskan Kemiskinan
Dikbud Lotim Keluarkan Edaran Larangan Sekolah Negeri Jual Seragam ke Siswa
Empat Tim Mahasiswa NTB Lolos Seleksi Regional Astra Honda SFL 2026, Siap Bersaing di Tahap Berikutnya
SMP 1 Masbagik Juara GSI 2026, Siap Wakili Kabupaten Lotim di Tingkat Provinsi NTB
Ironi Kampus: Ketika Ruang Kritik Tidak Lagi Memberi Ruang Bicara

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Ombudsman NTB Temukan Dugaan Alamat Fiktif pada SPMB SMA Jalur Domisili, Siswa yang Berhak Berpotensi Dirugikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pemprov NTB Gandeng Unram, 120 Profesor Siap Turun ke Desa Berdaya Entaskan Kemiskinan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:07 WIB

Dikbud Lotim Keluarkan Edaran Larangan Sekolah Negeri Jual Seragam ke Siswa

Berita Terbaru