MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mengapresiasi kehadiran aplikasi My LPTQ NTB sebagai bentuk transformasi dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman.
Platform digital ini diharapkan terus berkembang dengan fitur dan konten yang selalu mutakhir agar mampu menjangkau generasi muda secara lebih dekat.
Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair yang juga menjabat Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) NTB, berharap aplikasi tersebut nantinya dilengkapi berbagai inovasi, termasuk fitur kelas virtual yang lebih interaktif.
“Saya berharap nanti ada fitur kelas virtual dan aplikasinya tidak sepi aktivitas, dengan konten yang terus diperbarui oleh akademisi maupun para tuan guru,” ujarnya saat kegiatan soft launching My LPTQ NTB yang dirangkaikan dengan doa dan zikir bersama di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Getap Barat, Kota Mataram, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri para bupati dan wali kota serta jajaran pengurus LPTQ se-NTB.
Menurut Sekda Abul Chair, transformasi pembelajaran Al-Qur’an melalui platform digital menjadi langkah adaptif di tengah kebiasaan generasi muda yang lekat dengan teknologi dan penggunaan gawai dalam aktivitas sehari-hari.
Ia menilai pendekatan digital dapat menjadi cara efektif untuk meningkatkan minat generasi muda sekaligus memperkuat cita-cita membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
Selain itu, menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi NTB di Praya, Lombok Tengah pada Juni mendatang, Sekda Abul Chair juga mengingatkan agar MTQ tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi semata.
Menurutnya, MTQ perlu menjadi ruang syiar yang berkontribusi terhadap pendidikan karakter dan pembangunan peradaban Islami.
“MTQ jangan hanya menjadi perlombaan, tetapi juga ruang syiar untuk membangun karakter dan peradaban Islami yang hadir dalam cara kita bekerja, memimpin, dan membangun daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ NTB, Dr TGH Sabarudin, menjelaskan bahwa aplikasi My LPTQ NTB hadir dengan berbagai fitur pembelajaran Al-Qur’an berbasis digital.
Beberapa fitur yang tersedia di antaranya Al-Quran Smart, yang memuat materi qiraat, tafsir, dan tahfiz. Selain itu terdapat fitur Guruku yang menyediakan layanan tanya jawab, informasi kegiatan LPTQ, hingga audio tilawah dari qori internasional asal NTB.
“Kami berharap aplikasi ini tidak sekadar diunduh, tetapi juga menjadi jalan dakwah dan amal jariyah bagi siapa saja yang memanfaatkannya untuk pengembangan pembelajaran Al-Qur’an,” ujarnya.
Sabarudin yang juga dikenal sebagai qori internasional asal NTB menambahkan, pengembangan aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya agar kemajuan teknologi tidak menjauhkan generasi muda dari pembelajaran Al-Qur’an.
Ia menyebut aplikasi itu juga diharapkan dapat menjadi panduan bagi para guru ngaji di berbagai wilayah hingga tingkat kampung.
Rencananya, aplikasi My LPTQ NTB akan diluncurkan secara resmi bersamaan dengan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi NTB pada Juni 2026 mendatang.(arz)

















