MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memastikan proses kedatangan dan pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal NTB berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pada Rabu pagi (6/5/2026), sebanyak 393 CJH yang tergabung dalam kelomok terbang (kloter) 12 tiba di Asrama Haji Lombok, Jalan Lingkar Selatan Mataram, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci Makkah.
Pengamanan dilakukan secara intensif sejak dini hari oleh personel gabungan dari Polda NTB dan Polresta Mataram.
Fokus utama pengamanan kali ini adalah memberikan kenyamanan bagi para CJH, terutama lansia yang jumlahnya cukup dominan dalam kloter tersebut.
Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda NTB, Kombes Pol. Erwin Rachmat, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel untuk memastikan seluruh proses berjalan kondusif, mulai dari kedatangan di asrama hingga pengaturan arus CJH.
“Prioritas kami adalah memastikan kenyamanan jemaah, terutama karena banyak CJH lansia dalam kloter ini. Kami mengedepankan pelayanan yang humanis agar seluruh proses berjalan tertib dan aman,” ujar Kombes Pol. Erwin Rachmat.
Sebanyak 13 personel pengamanan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, terdapat tujuh personel Polri yang tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk membantu pelayanan teknis selama proses penerimaan jemaah.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kloter 12 terdiri dari 277 CJH asal Kabupaten Lombok Tengah, 115 CJH dari Kabupaten Lombok Timur, serta satu orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dari Kota Mataram. Total CJH dalam kloter ini mencapai 393 orang, terdiri dari 219 laki-laki dan 174 perempuan.
Menariknya, sebanyak 139 CJH dalam rombongan tersebut masuk kategori lanjut usia (lansia) dengan usia di atas 65 tahun. CJH tertua tercatat atas nama Asbah Seliah, berusia 93 tahun asal Bebie Lauq, Lombok Tengah. Sementara CJH termuda adalah Muhammad Safaril Jinan, berusia 18 tahun, juga berasal dari Lombok Tengah.
Seluruh CJH tiba dengan pendampingan lengkap dari petugas kloter, mulai dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), hingga tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan paramedis.
Karo Ops Polda NTB menambahkan, pengamanan serupa akan terus dilakukan pada kloter-kloter berikutnya hingga seluruh rangkaian ibadah haji CJH asal NTB selesai dan para CJH kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.
“Alhamdulillah, proses kedatangan di Asrama Haji NTB pagi tadi berjalan lancar. Pengamanan akan terus kami lakukan untuk memastikan seluruh CJH NTB dapat berangkat dan kembali dengan aman,” tutupnya.(Sid)

















