LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Lombok Timur untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs resmi dibuka pada Senin (18/5/2026) di GOR Lalu Muslihin Selong.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga.”
Pembukaan O2SN dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur (Sekda Lotim), HM Juaini Taofik.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa ajang olahraga pelajar ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter generasi muda.
Pada kesempatan itu, Sekda menyampaikan pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti terkait pentingnya menanamkan tujuh kebiasaan hebat anak Indonesia sejak dini.
Tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, belajar, bersosialisasi, serta tidur secara teratur.
Menurutnya, kebiasaan tersebut sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
Ia menilai upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik semata, tetapi juga harus didukung kesehatan fisik serta karakter yang kuat.
“Kami titip kepada bapak ibu guru untuk terus menanamkan tujuh kebiasaan hebat anak Indonesia kepada peserta didik,” ujarnya.
Sekda juga menekankan bahwa O2SN bukan sekadar ajang mencari pemenang atau mengoleksi prestasi, melainkan proses membentuk mentalitas dan karakter siswa.
“Tujuan O2SN bukan hanya mencari juara, tetapi bagaimana menumbuhkan karakter anak Indonesia hebat. Para juara tidak lahir secara instan, melainkan melalui ketekunan latihan, disiplin, daya saing, dan mentalitas yang baik,” katanya.
Ia mengajak seluruh unsur yang terlibat, mulai dari panitia, guru, official, hingga organisasi perangkat daerah (OPD), untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan O2SN tahun ini.
Sekda juga menyoroti kehadiran Ketua Harian KONI Lombok Timur sebagai bentuk perhatian terhadap pembinaan atlet usia dini.
Menurutnya, peserta O2SN saat ini merupakan bibit-bibit atlet potensial yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai ajang olahraga di masa mendatang, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Selain itu, meningkatnya jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya dinilai menjadi sinyal positif meningkatnya minat dan pelajar Lombok Timur terhadap dunia olahraga.(Kml)

















