Tips Aman Bawa Motor Kopling Saat Hujan, Astra Motor NTB Ingatkan Ini

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Hujan yang turun tiba-tiba sering kali mengubah kondisi jalan menjadi licin dan berisiko, terutama bagi pengendara sepeda motor kopling.

Situasi ini kerap memicu kecelakaan lalu lintas akibat hilangnya traksi ban, kesalahan pengoperasian kopling, hingga pengereman yang tidak tepat.

Menyikapi kondisi tersebut, Astra Motor NTB mengingatkan pengendara agar tidak asal menarik gas dan lebih memahami teknik dasar berkendara aman saat hujan.

Keselamatan berkendara, menurut Satria Wiman Jaya Instruktur Safety Riding dari Astra Motor NTB, tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga pada cara pengendara mengontrol motor di situasi jalan basah.

Pengendara motor kopling dituntut lebih peka dalam mengatur perpindahan gigi, penggunaan kopling, serta pemanfaatan engine brake agar tetap stabil dan aman di jalan.

Ia menekankan bahwa salah satu kesalahan paling umum saat berkendara di jalan licin adalah memindahkan gigi secara kasar. Padahal, perpindahan gigi yang halus sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan traksi roda.

“Ketika hujan, tenaga mesin harus disalurkan secara stabil. Perpindahan gigi yang terlalu agresif bisa membuat roda belakang selip,” ujar Satria.

Baca Juga :  Ketua FKSPP Lotim: Isu Asusila Jelang Tahun Ajaran Baru Bukan Hal Baru, Mari Kawal Proses Hukum

Selain itu, pengendara juga diimbau untuk tidak melepas kopling secara tiba-tiba, terutama saat memulai perjalanan dari posisi berhenti.

Melepas kopling secara perlahan akan membantu roda mendapatkan cengkeraman yang lebih baik pada permukaan jalan yang basah.

“Lepaskan kopling secara bertahap, jangan buru-buru. Ini penting agar traksi ban tetap terjaga dan motor tidak kehilangan keseimbangan,” jelasnya.

Manfaatkan Engine Brake, Jangan Andalkan Rem

Pada kondisi hujan, penggunaan rem secara berlebihan justru dapat meningkatkan risiko roda terkunci, khususnya di jalan menurun.

Astra Motor NTB menyarankan pengendara motor kopling untuk memanfaatkan engine brake dengan cara menurunkan gigi secara bertahap.

“Engine brake sangat membantu untuk mengontrol kecepatan tanpa harus terlalu bergantung pada rem. Cara ini lebih aman dan meminimalkan risiko selip,” kata Satria.

Teknik ini dinilai efektif untuk menjaga kestabilan motor, terutama saat melintasi turunan atau jalan dengan permukaan licin.

Meski demikian, penggunaan rem tetap diperlukan, namun harus dilakukan dengan halus dan terkontrol.

Hindari Genangan Air yang Berisiko

Selain teknik berkendara, pemilihan jalur juga menjadi faktor penting dalam keselamatan.

Astra Motor NTB mengingatkan pengendara untuk menghindari genangan air karena berpotensi menyembunyikan lubang di jalan serta mengurangi daya cengkeram ban.

Baca Juga :  Pencarian Korban Terseret Arus Sungai Melau Dilanjutkan Hari Ini

“Genangan air sering kali terlihat sepele, padahal bisa sangat berbahaya. Pilih jalur yang terlihat lebih kering dan aman agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” sambungnya.

Genangan air juga dapat memengaruhi kinerja rem dan komponen lain pada sepeda motor.

Oleh karena itu, kewaspadaan ekstra sangat dibutuhkan saat berkendara di musim hujan.

Budaya #Cari_Aman Perlu Diterapkan Bersama

Melalui berbagai edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor NTB terus mengajak masyarakat untuk menerapkan budaya #Cari_Aman di setiap perjalanan.

Kampanye ini menekankan pentingnya kesadaran, keterampilan, dan sikap bertanggung jawab di jalan raya.

“Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk pengguna jalan lainnya. Kami mengajak seluruh pengendara untuk saling mengingatkan dan berbagi informasi keselamatan,” tegas Satria.

Dengan memahami teknik berkendara motor kopling yang tepat saat hujan, pengendara diharapkan tetap nyaman dan selamat sampai tujuan.

Edukasi sederhana seperti ini dinilai mampu memberikan dampak besar dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.(amn)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru