Komisi IV DPRD Lombok Timur Desak Solusi Permanen untuk Banjir Jerowaru

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lalu Hasan Rahman.

Lalu Hasan Rahman.

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID — Banjir yang tak kunjung surut di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali menjadi sorotan. Sudah lebih dari dua bulan, rumah-rumah warga masih terendam air. Situasi ini mendorong Komisi IV DPRD Kabupaten Lotim meminta pemerintah daerah bergerak lebih cepat dan lebih strategis.

Ketua Komisi IV DPRD Lotim, Lalu Hasan Rahman, menegaskan bahwa penanganan banjir tak boleh berhenti pada solusi darurat semata. Menurutnya, Lotim membutuhkan langkah komprehensif agar kejadian serupa tak terus berulang setiap musim hujan.

“Pemkab harus segera berkoordinasi dengan Pemprov NTB. Jangan sampai rumah warga dibiarkan terendam berbulan-bulan,” tegasnya, pada Kamis (26/2/2026).

Banjir di Jerowaru bukan persoalan tunggal. Ada rangkaian faktor yang saling berkaitan. Hasan Rahman menjelaskan, pendangkalan sungai, saluran drainase yang tersumbat, hingga curah hujan tinggi menjadi kombinasi yang memperparah situasi. Ia juga menyoroti alih fungsi lahan yang dinilai ikut memperburuk daya serap lingkungan.

Baca Juga :  Pemprov NTB dan Komdigi Dorong Literasi Energi Lewat Konten Lokal Berbasis Desa

Secara geografis, Jerowaru berada di dataran rendah dan dikelilingi perbukitan. Kondisi ini membuat kawasan tersebut rawan menjadi “cekungan alami” penampung limpasan air.

Karena itu, ia mendorong keterlibatan lintas sektor, termasuk Dinas Lingkungan Hidup serta dinas pertanian dan perkebunan, untuk duduk bersama merumuskan solusi berbasis data dan tata ruang berkelanjutan.

Komisi IV juga menilai Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) perlu mengambil peran lebih aktif. Mengingat durasi banjir yang sudah melewati dua bulan, dibutuhkan intervensi kebijakan dan dukungan teknis yang lebih luas. “Harus ada alternatif solusi jangka panjang supaya tahun depan tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Program TMMD ke-124 Kodim 1620/Loteng Capai 80 Persen di Desa Persiapan Jangkih Jawe

Di sisi lain, Hasan Rahman mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim). Alat berat dan mesin pompa air telah diturunkan untuk mempercepat surutnya genangan.

Namun bagi Komisi IV, langkah tanggap darurat ini baru permulaan. Pengawasan akan terus dilakukan agar penanganan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Bagi warga Jerowaru, banjir bukan sekadar berita—ia adalah realitas harian yang menguji ketahanan ekonomi, kesehatan, dan psikologis. Kini publik menanti: akankah solusi permanen benar-benar lahir, atau banjir akan kembali menjadi ritual tahunan?

Waktu akan menjawab. Namun yang pasti, kolaborasi dan keberanian mengambil kebijakan berbasis lingkungan menjadi kunci agar Jerowaru tak lagi tenggelam dalam siklus yang sama.(Kml)

Berita Terkait

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan
Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Berita Terbaru