NTB Tancap Gas Bangun Ekosistem Pariwisata dan Ekraf Berbasis Syariah

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan pada Forum Economic Talk, di Aula Bank NTB Syariah, Senin (23/2/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan pada Forum Economic Talk, di Aula Bank NTB Syariah, Senin (23/2/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) semakin serius membangun masa depan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis nilai dan keberlanjutan. Bukan sekadar mengejar angka kunjungan, NTB kini mengakselerasi penguatan ekosistem melalui optimalisasi pembiayaan syariah yang terintegrasi dengan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

Komitmen ini ditegaskan dalam Forum Economic Talk bertema “Pariwisata Berdaya: Pembiayaan Syariah untuk Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif NTB” yang digelar oleh Tribun Lombok, di Aula Bank NTB Syariah, Senin (23/2/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah kini bertumpu pada konsep pariwisata berdaya—yakni pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan berakar kuat pada identitas lokal.

Menurutnya, wisata masa depan bukan hanya tentang lonjakan statistik, tetapi tentang kesadaran. Wisatawan diharapkan datang dengan rasa hormat pada budaya, adat, dan kelestarian alam.

“Kita ingin membangun pariwisata yang berkualitas, bukan sekadar ramai. Pariwisata yang datang menghormati kita, menghormati budaya dan alam kita,” tegasnya.

Langkah konkret pun terus dijalankan. Pemerintah daerah mempercepat pembenahan destinasi sekaligus memperkuat konektivitas global.

Dalam waktu dekat, NTB akan memiliki enam penerbangan langsung baru, termasuk rute internasional menuju Darwin dan Bangkok—sebuah lompatan strategis untuk memperluas akses pasar dunia.

Baca Juga :  Serapan Pajak Kendaraan di Lotim Hanya Tembus Kisaran 50 Persen

Dengan fondasi ini, NTB memposisikan diri sebagai destinasi unggulan yang kompetitif secara global, namun tetap autentik secara lokal.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah berbasis syariah, Bank NTB Syariah mengambil peran sentral dalam menggerakkan roda ekonomi lokal.

Direktur Pembiayaan, Agus Suhendro, menegaskan bahwa tahun ini fokus utama diarahkan pada penguatan ekosistem desa wisata dan pelaku ekonomi kreatif melalui skema pembiayaan inklusif serta kompetitif, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) produktif.

Pendekatannya tidak lagi konvensional. Perbankan kini didorong menjadi bagian integral dari sistem ekonomi desa wisata. Seluruh aktivitas transaksi—mulai dari tiket masuk, homestay, suvenir, restoran, hingga jasa pemandu wisata—diarahkan ke sistem keuangan terintegrasi berbasis digital.

Digitalisasi melalui tiket elektronik dan pembayaran non-tunai menjadi kunci. “Tujuannya agar transaksi tidak bocor ke luar desa, melainkan tetap berputar dalam satu ekosistem keuangan yang terkontrol,” jelas Agus.

Namun, tantangan tetap ada. Akses permodalan, kapasitas manajerial, hingga literasi keuangan dan digital pelaku UMKM masih menjadi pekerjaan rumah. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi krusial.

Sebagai langkah konkret, Bank NTB Syariah akan membentuk UMKM Center di kawasan desa wisata—ruang kolaboratif yang difungsikan sebagai pusat promosi, pendampingan usaha, literasi keuangan, hingga akselerasi digitalisasi pembayaran.

Baca Juga :  Tahun Ini, NTB Dapat Alokasi Program Oplah Seluas 10 Ribu Hektare

Model ini diharapkan menciptakan efek domino: ekonomi desa tumbuh, masyarakat sejahtera, identitas budaya tetap terjaga.

Penguatan pariwisata NTB dilakukan melalui pendekatan kolaboratif pentahelix—melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas, dan media.

Pemimpin Redaksi TribunLombok.com, Sirtupillaili, menekankan bahwa media memiliki tanggung jawab membangun optimisme publik, terutama di tengah tantangan ekonomi global. “Media harus memberikan harapan di tengah tahun yang susah, semoga bisa menumbuhkan ekonomi.”

Dalam momentum yang sama, Gubernur NTB turut meluncurkan The Journal Lombok, media pertama di NTB dengan fitur bahasa Inggris. Kehadirannya diharapkan memperluas promosi pariwisata NTB ke pasar internasional sekaligus memperkuat positioning NTB sebagai destinasi wisata halal berdaya saing global.

Dengan integrasi pembiayaan syariah, penguatan desa wisata, percepatan konektivitas internasional, serta digitalisasi sistem ekonomi lokal, NTB tidak hanya membangun industri pariwisata—tetapi membangun peradaban ekonomi yang berkelanjutan.

Pariwisata berdaya yang diusung NTB adalah tentang keseimbangan: antara pertumbuhan dan keberlanjutan, antara modernitas dan tradisi, antara globalisasi dan identitas. NTB kini tidak sekadar menjadi destinasi. Ia sedang membangun ekosistem. Dan dunia mulai melirik.(Sid)

Berita Terkait

Kerap Dikeluhkan Pedagang, Gubernur Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Agar Lebih Nyaman dan Tertata
Gubernur Iqbal Pastikan Tak Ada Warga NTB Tertinggal, Desa Berdaya hingga Penanganan Kekeringan Digenjot
Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab
Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi
Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas
Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste
Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan
Dewan Komisaris PLN Energi Gas Tinjau Proyek EG Benoa Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi Penggunaan Uang Negara

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:08 WIB

Kerap Dikeluhkan Pedagang, Gubernur Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Agar Lebih Nyaman dan Tertata

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:06 WIB

Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste

Berita Terbaru