LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Menyambut arus mudik dan mobilitas masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah hingga Lebaran Ketupat 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat menyiapkan sejumlah titik pengamanan strategis.
Sebanyak dua Pos Pengamanan (Pos Pam) dan satu Pos Terpadu akan dioperasikan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan masyarakat selama periode perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Lebaran Ketupat 2026.
Dua Pos Pam tersebut berada di Pos Pam GMS dan Pos Pam Senggigi, tepatnya di depan Toko Oleh-Oleh Sasaku Lombok, Batulayar. Sedangkan Pos Terpadu ditempatkan di Pelabuhan Lembar, yang menjadi salah satu pintu utama mobilitas penumpang dan kendaraan di Lombok Barat.
Kasat Lantas Polres Lombok Barat, IPTU Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.IK., MH, menjelaskan bahwa setiap pos akan diisi sebanyak 23 personel yang bertugas secara bergiliran selama 1 kali 24 jam.
“Mereka mulai bertugas pada Jumat besok, tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026,” ujar IPTU Anton saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, penempatan pos tersebut dilakukan berdasarkan analisis potensi kerawanan lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Di Pos Pam Senggigi, petugas akan fokus mengantisipasi antrean kendaraan yang kerap terjadi di jalur wisata antara Kota Mataram dan Senggigi, termasuk potensi kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Pos Pam GMS akan memantau potensi balap liar, kemacetan, serta risiko kecelakaan lalu lintas yang rawan terjadi di kawasan tersebut.
Adapun di Pos Terpadu Pelabuhan Lembar, pengamanan difokuskan pada kepadatan kendaraan, antrean penyeberangan, hingga pengawasan kendaraan yang membawa muatan penumpang maupun barang melebihi kapasitas.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Lombok Barat bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2026 di Lapangan Mapolres Lobar, pada Kamis sore (12/3/2026). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Lombok Barat.
IPTU Anton juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional guna mengantisipasi kemacetan di kawasan Bundaran GMS, terutama saat malam takbiran. “Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 20.00 Wita hingga 00.00 Wita secara situasional,” ungkapnya.
Dalam skema tersebut, kendaraan dari Mataram maupun jalur BIL 2 yang menuju Lembar akan diarahkan memutar di U-Turn SMPN 4 Gerung atau U-Turn Ujung Landasan. Sementara kendaraan dari Lembar menuju Mataram akan dialihkan melalui jalur BIL 2.
Operasi pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Rinjani 2026, yang berlangsung selama 13 hari. Operasi kepolisian terpusat ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung kegiatan humas, penegakan hukum, serta bantuan operasi lainnya.
Melalui operasi tersebut, Polres Lombok Barat berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, dan perjalanan yang lancar selama masa libur Lebaran.(Sid)

















