Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat memberikan doorprize utama di sela-sela menghadiri acara peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lombok Timur, di Lapangan Tugu Selong, Ahad (26/7/2026).

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat memberikan doorprize utama di sela-sela menghadiri acara peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lombok Timur, di Lapangan Tugu Selong, Ahad (26/7/2026).

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Peran dokter tidak hanya sebatas memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Pesan itu disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin saat menghadiri peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lombok Timur, di Lapangan Tugu Selong, Ahad (26/7/2026).

Mengusung tema “IDI Berkemajuan, Bangsa Sehat dan Sejahtera”, peringatan HBDI tahun ini menjadi momentum untuk mengapresiasi dedikasi para dokter yang selama ini berada di garis terdepan menjaga kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Iron, demikian Bupati Lombok Timur ini biasa disapa menegaskan bahwa kemajuan pembangunan tidak akan pernah terwujud tanpa dukungan tenaga kesehatan, khususnya para dokter yang setiap hari mengabdikan diri melayani masyarakat.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh dokter dan tenaga medis atas kontribusi nyata mereka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Lombok Timur.

“Kegiatan yang dilaksanakan IDI Lombok Timur ini sangat luar biasa. Namun lebih dari itu, profesi kedokteran adalah hal yang sangat istimewa bagi kita semua. Kehadiran dokter merupakan bagian dari sejarah bangsa yang tidak boleh dilupakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Angin Kencang Melanda Lombok Barat, Kanopi Terbang Menimpa Rumah Warga

Menurut Bupati Iron, profesi dokter memiliki karakter pengabdian yang tidak dimiliki profesi lain. Saat sebagian besar masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari, para dokter tetap harus bersiaga selama 24 jam untuk memberikan pertolongan kepada pasien yang membutuhkan.

Dedikasi tanpa mengenal waktu tersebut, kata dia, menjadi alasan mengapa profesi dokter layak mendapat penghormatan dan kebanggaan dari seluruh masyarakat.

“Tidak akan pernah ada kemajuan, terutama di bidang pembangunan, tanpa adanya dokter. Kita ingin maju dan membangun daerah, tetapi tanpa kondisi masyarakat yang sehat, hal itu tidak akan pernah tercapai,” tegasnya.

Selain menjalankan tugas medis, Bupati juga menilai dokter memiliki peran kemanusiaan yang sangat besar. Di tengah kondisi pasien yang kehilangan harapan, kehadiran dokter kerap menjadi sumber optimisme yang mampu mengembalikan semangat hidup sekaligus menyelamatkan banyak nyawa, termasuk anak-anak di Lombok Timur.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Prof Sukardi Resmi Pimpin Unram Periode 2026-2030

Pada kesempatan tersebut, Bupati Iron juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tenaga kesehatan apabila Pemerintah Kabupaten Lombok Timur belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan fasilitas kesehatan secara optimal.

Meski demikian, ia mengapresiasi ketulusan dan komitmen para dokter, terutama dokter spesialis, yang tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah berbagai keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan.

Menurutnya, semangat pengabdian yang ditunjukkan para dokter menjadi modal penting dalam mewujudkan Lombok Timur yang lebih sehat, maju, dan sejahtera.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan tenaga medis diharapkan terus diperkuat agar kualitas layanan kesehatan semakin merata dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 pun menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah bukan hanya ditentukan oleh infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang sehat, yang lahir dari dedikasi para dokter dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Kml)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru