MATARAM, LOMBOKTODAY.ID — Perubahan ekonomi yang dinamis, tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, serta harapan masyarakat terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan membuat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi semakin krusial.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, HL Moh. Faozal, saat menghadiri pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) dalam sidang paripurna istimewa, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Kamis (12/2/2026).
Menurut Faozal, DPRD bukan sekadar lembaga representatif, tetapi motor pengarah pembangunan daerah.
“Kehadiran DPRD yang solid, responsif, dan bekerja untuk kepentingan rakyat akan menghasilkan keputusan serta kebijakan yang menentukan arah pembangunan kita,” ujarnya.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 1.100.2.1.4-96 tertanggal 26 Januari 2026, posisi anggota DPRD NTB almarhum Asaat Abdullah yang wafat pada 11 September 2025 lalu, resmi digantikan oleh Fakhruddin.
Almarhum Asaat Abdullah merupakan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sumbawa dan telah menjabat sebagai anggota DPRD NTB selama dua periode: 2019–2024 dan 2024–2029. Di parlemen daerah, ia bertugas di Komisi IV yang membidangi infrastruktur dan lingkungan hidup.
Fakhruddin sendiri merupakan peraih suara terbanyak kedua dari Partai NasDem di Daerah Pemilihan V (Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat) pada Pemilu 2024, dengan perolehan 5.949 suara.
Ia berada di bawah almarhum Asaat Abdullah yang memperoleh 13.973 suara, berdasarkan rekapitulasi resmi KPU NTB tertanggal 10 Maret 2024.
Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada anggota DPRD yang baru sekaligus belasungkawa kepada keluarga almarhum.
Pelantikan ini diharapkan tidak hanya mengisi kekosongan kursi parlemen, tetapi juga memperkuat ritme kerja legislatif dalam mengawal pembangunan NTB yang adaptif, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat.(Sid)

















