Kepala Dinsos Loteng Resmi Tutup Diklat P3KE Dinas Koperasi dan UKM NTB

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinsos Loteng, H Masnun didampingi Kepala seksi Pengembangan SDM Dinas Koperasi dan UKM NTB, Amran saat menyerahkan secara simbolis peralatan kepada peserta diklat, Kamis (27/2/2025).

Kepala Dinsos Loteng, H Masnun didampingi Kepala seksi Pengembangan SDM Dinas Koperasi dan UKM NTB, Amran saat menyerahkan secara simbolis peralatan kepada peserta diklat, Kamis (27/2/2025).

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Pelaksanaan diklat Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) bagi tiga desa di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kawo, sejak tanggal 24-27 Februari 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB resmi ditutup oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Loteng, H Masnun, didampingi Amran, Kepala Seksi Pengembangan SDM, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Kamis (27/2/2025).

Dalam sambutannya, H Masnun mengatakan, pihaknya selaku leading sektor program pengentasan kemiskinan di Lombok Tengah merasa berterima kasih atas adanya program yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB. Program diklat kewirausahaan P3KE ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat di Loteng. ‘’Diklat ini sangat dibutuhkan keberlanjutannya guna meningkatkan usaha-usaha kecil menengah bagi masyarakat di Loteng,’’ katanya.

Baca Juga :  Johan Rosihan Ingatkan Pemerintah Hindari Naturalisasi Pangan Demi Mencapai Swasembada

Menurut Masnun, diklat ini harus berkesinambungan agar masyarakat bisa lebih mandiri dalam berusaha dan memiliki usaha secara mandiri. Selain itu, ilmu pengetahuan yang diberikan selama diklat berlangsung, menjadi bekal utama bagi peserta untuk bisa membuat adonan jajan secara sendiri di rumahnya.

Ia berharap seluruh peserta agar bisa mempraktekkan hasil pelatihan yang didapatkan untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem di kalangan warga. ‘’Perlengkapan alat untuk praktik sudah diberikan, sehingga saya berharap ilmu yang didapatkan bisa diterapkan di rumah masing-masing, agar program P3KE menjadi tepat sasaran,’’ harap mantan Camat Pringgarata ini.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menggelar kegiatan diklat kewirausahaan bidang keterampilan teknis olahan makanan bagi Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Diklat yang diikuti sebanyak 30 orang warga dari tiga desa di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yakni; Desa Kawo, Gapura dan Desa Teruwai.(LS)

Berita Terkait

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa
HUT ke-67, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Cepat dan Tepat
Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru
Desa Berdaya NTB: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Menuju Pencapaian SDGs
Pemprov NTB Luncurkan Desa Berdaya, Percepat Pengentasan Kemiskinan dari Desa
Keren! Pemprov NTB Gratiskan Penyeberangan Ambulans Jenazah di Kayangan–Poto Tano
Terapkan Sistem Tanpa Kedip, Gubernur Iqbal: PLN Pahlawan di Balik Kesuksesan NTB
Gubernur Iqbal: Saatnya Bank NTB Syariah Pulang ke Pangkuan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:03 WIB

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:04 WIB

HUT ke-67, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Cepat dan Tepat

Senin, 15 Desember 2025 - 20:03 WIB

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Desember 2025 - 15:03 WIB

Pemprov NTB Luncurkan Desa Berdaya, Percepat Pengentasan Kemiskinan dari Desa

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:16 WIB

Keren! Pemprov NTB Gratiskan Penyeberangan Ambulans Jenazah di Kayangan–Poto Tano

Berita Terbaru

Mansur Afifi.

Ekonomi & Bisnis

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Des 2025 - 13:03 WIB

Ekonomi & Bisnis

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Des 2025 - 20:03 WIB