NTB Tancap Gas Jadi Provinsi Hijau: Dari Kelola Sampah Hingga Tanam Pohon

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub NTB, Indah Dhamayanti Putri saat menanam Pohon Pule di halaman Kantor Walikota Bima.

Wagub NTB, Indah Dhamayanti Putri saat menanam Pohon Pule di halaman Kantor Walikota Bima.

KOTA BIMA, LOMBOKTODAY.ID – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan komitmennya menuju provinsi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Lewat Apel Siaga Program Indonesia Asri dan NTB Asri Berkelanjutan yang digelar di Kota Bima, pada Senin (2/3/2026), pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk naik level dalam pengelolaan lingkungan.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa isu sampah dan kualitas lingkungan bukan lagi sekadar wacana tahunan, melainkan agenda kolektif yang harus dijalankan secara konsisten dan terukur.

Menurut Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda ini, pola lama pengelolaan sampah—kumpul, angkut, buang—sudah tak relevan dengan tantangan zaman.

Kini, pendekatannya harus lebih progresif: dimulai dari sumbernya, dipilah sejak awal, hingga diproses secara sistemik di tempat pemrosesan akhir. “Pengelolaan sampah tidak lagi bisa dilakukan secara konvensional. Harus terintegrasi dari hulu ke hilir,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Dukung Penerapan Meritokrasi dalam Reformasi Birokrasi di Daerah

Data menunjukkan, dari sepuluh Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di NTB, baru sebagian yang menerapkan sistem pengelolaan terkontrol. Sisanya masih membutuhkan penataan bertahap. Artinya, pekerjaan rumah masih ada—dan harus diselesaikan bersama.

Pada 2025, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) NTB tercatat di angka 77,4 dengan kategori “baik”. Namun capaian itu masih berada di bawah target nasional.

Parameter seperti kualitas udara, kualitas air, serta tutupan lahan menjadi fokus pembenahan. Reboisasi dan penghijauan pun didorong sebagai gerakan berkelanjutan, bukan sekadar agenda simbolik.

Sebagai aksi nyata, apel siaga dirangkaikan dengan penanaman pohon pule di halaman Kantor Walikota Bima. Pohon pule (Alstonia scholaris) dipilih bukan tanpa makna—ia dikenal sebagai tanaman peneduh yang kuat dan tahan terhadap kondisi perkotaan.

Baca Juga :  Pengurus DPP PJS Laporkan Persiapan Rapimnas ke Ketua Dewan Penasehat

Momentum Ramadan pun dimaknai sebagai waktu refleksi sekaligus aksi. Penanaman pohon menjadi simbol bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama dan berulang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, sekolah, pesantren, hingga komunitas dan tempat ibadah—untuk menjadikan Indonesia Asri dan NTB Asri Berkelanjutan sebagai gerakan kolektif.

Pesannya jelas: tanpa lingkungan yang sehat, pembangunan kehilangan fondasi. Di era ketika masyarakat semakin peduli isu keberlanjutan, komitmen ini menjadi relevan. NTB ingin bergerak bukan hanya demi hari ini, tetapi demi masa depan—untuk generasi yang akan mewarisi bumi yang sama.

Karena pada akhirnya, provinsi yang maju bukan hanya soal infrastruktur dan investasi, tetapi juga tentang udara yang bersih, air yang layak, dan ruang hijau yang terjaga.(ltn)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru